SELAMAT DATANG DI PERLINDUNGAN ANAK 432 - BEKASI

0 comments

Di zaman media sosial, banyak pekerjaan baru yang bisa jadi ladang pendapatan. Salah satu jasa yang ramai dibicarakan adalah sewa pacar. Jasa rental pacar ini biasanya mencakup ngobrol, kencan seharian, hingga foto bersama layaknya kekasih beneran.

Jasa sewa pacar online banyak dibicarakan kalangan anak-anak muda di kota-kota besar Indonesia. Jasa rental pacar harian banyak diposting di sejumlah platform media sosial. Bahkan ada sejumlah akun yang menawarkan jasa sewa online dengan tarif beragam. Fenomena ini menjalar hingga kalangan pelajar menengah ke atas. wajarkah?

Melansir situs The Washington Independent, jasa sewa pacar sudah menjadi tren dalam budaya Jepang beberapa tahun terakhir. Orang-orang di Jepang yang bekerja terlalu keras mengaku merasa sendirian dan kesepian. Namun untuk sebagian masyarakat Indonesia, jasa sewa pacar online mungkin masih terkesan tabu dan aneh di telinga. Namun tidak bisa dimungkiri bahwa fenomena ini ramai diperbincangkan.

Mengenai usaha sewa pacar, dilansir dari GetRadius, Wakil I Himpunan Psikologi Indonesia Cabang Malang, Sayekti Pribadiningtyas, S.Psi., Mpd. Psikolog, mengungkapkan pendapatnya bahwa munculnya bisnis jasa sewa pacar adalah hal yang wajar, karena bisnis seperti ini sudah muncul dan berjalan lebih dulu di beberapa negara lain.

Melansir situs The Washington Independent, jasa sewa pacar sudah menjadi tren dalam budaya Jepang beberapa tahun terakhir. Orang-orang di Jepang yang bekerja terlalu keras mengaku merasa sendirian dan kesepian.

Tak bisa dimungkiri, jasa sewa pacar online bisa jadi sebuah solusi untuk orang yang sedang jomblo tapi tidak mau kesepian dan butuh teman kencan. Bisa jadi pilihan buat kamu yang sekadar butuh ngobrol atau curhat dari penatnya di tempat kerja atau kuliah. Masalahnya adalah fenomena ini sampain ke kalangan pelajar. Apakah aman buat pelajar?

Tentu saja untuk para pelajar khususnya SMP maupun tinggat SMA tidak di rekomendasikan. Banyak hal yang kemungkinan bisa terjadi, yang dapat membahayakan mereka. Bisa saja ada oknum yang memanfaatkan untuk kejahatan, seperti menyebarkan identitas diri si penyewa.


Read More »

0 comments
Disiplin tidak harus selalu keras, atau sesuatu yang membuat anak Anda merasa bersalah. Sebagai gantinya, Anda dapat mencoba beberapa ide mendiaiplin menarik yang akan membantu anak Anda memahami pentingnya apa yang Anda coba ajarkan kepada mereka. Penasaran? Baca terus beberapa ide hukuman kreatif untuk si kecil Anda yang nakal.

1. Mengalihkan waktu bermain 
Minta anak Anda untuk melakukan hal-hal kreatif selama waktu senggang mereka, tidak boleh bermain untuk beberapa saat akan menjadi hukuman yang efektif untuk mereka
Tetapkan hukuman seperti membuat karangan bunga yang cantik untuk pintu kamar mereka, membersihkan rak buku, menyapu kamar, atau menulis kata "Maaf bu, saya tidak akan nakal lagi" satu halaman penuh.

2. Membuat sesuatu di luar rumah
Jika anak Anda melakukan sebuah kesalahan di rumah, biarkan mereka pergi sebentar, kasih waktu istirahat untuk mendinginkan suasan.
Minta anak Anda untuk membelikan sesuatu di toko yang agak jauh dari rumah dengan berjalan kaki. Ini bisa menggantikan daripada Anda menyurahnya untuk lari di halaman.
Jika Anda punya hewan peliharaan, suruh anak untuk mengajaknya berlari di luar sebagai hukuman.

3. Tidur lebih awal
Terkadang Anda dapat menyesuaikan waktu tidur anak Anda dengan cara menilai perilaku anak-anak di hari itu. Entah itu tidur siang atau malam.

Jika anak Anda nakal dan Anda ingin menghukum mereka, majukan waktu tidur mereka setengah hingga satu jam atau sesuaikan dengan kondisi.

Saat mereka berperilaku baik, beri mereka lebih banyak waktu bermain. Tapi saat mereka nakal atau berbuat salah, kurangi waktu main mereka dengan menyuruh tidur lebih awal.

Sebagian orang tua ada yang menceritakan dongeng sebelum tidur, atau memberikan waktu untuk bermain gadget beberapa menit sebelum tidur. Saat mereka nakal, suruh langsung tidur, tidak ada dongeng ataupun gadget sebagai hukuman.

4. Menyajikan makan malam
Jika anak Anda tidak sampai di meja makan tepat waktu, meskipun berulang kali telah memanggil dan mengingatkan, jadikan mereka 'pelayan'.

Pastikan anak Anda sudah mencuci tangan sebelum menyajikan dan pastikan makanannya tidak terlalu panas, karena bisa jadi akan menyebabkan kecelakaan, seperti tumpah ke tangan atau lainnya.

5. Mengerjakan PR berulang2
Jika nilai pelajaran anak-anak Anda di sekolah tidak terlalu baik, pastikan mereka mendapatkan pelatihan yang cukup di rumah, buka malah menghukum atau memarahi mereka.

Anda bisa menggandakan atau memfotokopi tugas beberapa lembar, buat mereka duduk di rumah dan kerjakan salinan tugas tadi berulang kali. Tapi Anda sebagai orang tua harus mendampingi, bukan malah ditinggal main Hp atau yang lainnya.

Dan Juga, pastikan anak-anak Anda mempunyai waktu ekstra untuk meningkatkan tulisan tangan mereka. Semakin baik tulisan anak, menandakan mereka semakin perhatian dengan pelajaran.

6. Memegang lidah
Jika anak Anda menggunakan kata yang kotor atau kasar, suruh dia memegang lidahnya. Memegang dalam arti yang sebenarnya.

Minta mereka untuk menjulurkan lidah dan memegang dengan jari-jari mereka selama beberapa menit sambil diberi nasehat.

7. Membersihkan atau membereskan sesuatu 
Setiap anak Anda meninggalkan ruangan dalam keadaan kacau atau lupa untuk merapikannya, suruh mereka bertanggung jawab untuk membersihkan ruangan tersebut.

Pilihan lainnya bisa menjemur baju, mencuci piring, mengatur meja makan, menyirami tanaman dan lainnya, sesuaikan pekerjaan tersebut dengan usia mereka.

8. Zona Damai
Jika anak-anak Anda sering bertengkar dengan kakak atau adiknya, minta mereka untuk membuat zona damai di dalam rumah. Di zona tersebut tidak boleh ada pertengkaran.

Cari gambar-gambar hewan atau buah-buahan, atau benda lainnya. Suruh mereka untuk memotong dan menempelkan di dinding. Aturannya adalah bahwa mereka tidak boleh bertengkar di ruangan yang tertempel gambar-gambar tersebut.

9. Tetaplah batas waktu 
Jika anak-anak Anda tidak mendengarkan, atau sering menunda-nunda waktu untuk menyelesaikan sesuatu yang Anda perintahkan, beri batas waktu.

Jangan memberi mereka batas waktu menggunakan jam, tapi aturlah timer dan beri tahu mereka bahwa jika timer itu sudah berdering, dan perintah Anda belum dilakukan, Anda akan menghapus beberapa keistimewaan yang sudah diberikan. Misal tidak boleh main gadget atau hal lainnya yang Anda anggap istimewa bagi anak-anak.

10. Pilih Hukuman Sendiri
Minta anak-anak Anda untuk menulis beberapa pilihan hukuman pada kertas kecil-kecil. Lalu linting dan masukkan ke dalam toples.

Setiap kali Anda perlu menghukum, minta mereka untuk mengambil gulungan kertas tersebut dan melakukan apa pun yang tertulis di dalamnya.

Perlu Anda ingat, gunakan ide hukuman-hukuman ini untuk mendisiplinkan anak-anak Anda dengan bijak. Bukan dengan cara mempermalukan mereka, tetapi bantu mereka agar tumbuh dengan baik.

Moms, beri tahu kami pendapat Anda tentang ide-ide ini dan jika Anda memiliki beberapa tips atau trik, bagikan juga di komentar ya....!

www.pena432.id

Read More »

0 comments
PENA432.ID

Bapak Ibu Yth.

Untuk kita tahu bersama:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kanal Sahabat Keluarga-nya  mengeluarkan daftar 17 game yg dianggap berbahaya bagi anak.
Yaitu:

  1. World of Warcraft
  2. Call of Duty
  3. Point Blank
  4. Cross Fire
  5. War Rock
  6. Counter Strike
  7. Mortal Kombat
  8. Future Cop
  9. Carmageddon
  10. Shelshock
  11. Raising Force
  12. Atlantica
  13. Conflict Vietnam
  14. Bully
  15. Grand Theft Auto
  16. Mobile legend
  17. Pub-G

Sebuah penelitian di Iowa State University Amerika Serikat mengungkapkan bahwa bermain game yg mengandung unsur kekerasan selama 20 menit dapat menyebabkan seorang anak “mati rasa”.

Anak akan mudah melakukan kekerasan dan kehilangan empati, Tidak bisa menghormati orang tuanya/ kpd orang lain.Tidak bisa fokus belajar, apa lagi yg ada iming2 hadiah game 7 Milyard, sangat mengganggu pikiran anak, tidak pernah bisa tidur malam sd jam 03.00, sehigga sulit bangun pagi apalagi subuhan !

#Ayo selamatkan anak dan cucu  kita.
Dan dampingi Anak Cucu kita dlm bermain game tersebut.

PENA432.ID PERLINDUNGAN ANAK

Read More »

0 comments


PENA "PERLINDUNGAN ANAK" 432.

Berikut ini 13 masalah psikologis yang sering di alami oleh anak maupun orang dewasa:

1. Academic Underachievement
Adalah masalah pencapaian yang rendah, sering dialami oleh orang dewasa dan anak. Ada beberapa macam faktor, jika pada anak dan remaja ada baiknya orang tua memahami tentang multiple inteligent dari howard gardner. Bisa jadi orang tua memaksakan sesuatu yang bukan menjadi bidang kecerdasan anak, bukankah kita tidak bisa memaksa ikan memanjat pohon? Hanya monyet yang jago, semoga analogi ini membantu anda mengatasi masalah ini.

2. Anger Control Problem
Anak belajar mengekspresikan marah pada awalnya melihat contoh dari orang tuanya, atau lingkungan kecil saat dia berusia 5 tahun pertama kehidupannya. Nah, ada beberapa faktor juga selain melihat contoh dari orang tua, kita harus pastikan kepribadiannya. Marah itu boleh, bahkan itu sehat. Yang harus dihindari adalah marah-marah, lalu berperilaku agresif dan merugikan lingkungan sekitar. Anak yang sering dipukul orang tua akan membuat definisi dalam dirinya, jika dia marah maka boleh memukul. Dan banyak kasus, ini terjadi pada orang dewasa karena tidak terdidik mengatasi marahnya. Selain memukul, apa lagi contoh dampak buruk marah? Banting barang, memukul barang, minggat, mengancam, dll.

3. Anxiety
Kecemasan adalah hal yang wajar terjadi pada manusia, menjadi tidak wajar jika selalu cemas dalam hal sepele (hal kecil) dalam banyak aspek kehidupan. Dalam banyak kasus yang kami tangani cemas pada Anak hingga orang dewasa sering diperoleh dari proses belajar, belajar dari siapa? Orang tua. Banyak orang tua yang pencemas akan memproduksi anak pencemas.

4. Attachment Disorder
Gangguan kelekatan merupakan hasil pengalaman negatif di awal hubungan. Jadi jika anak yang sejak dini kerap merasa ditelantarkan, terisolasi maupun tidak dirawat dengan baik maka akan membuat anak tersebut tidak bisa bergantung pada orang lain. Mereka merasa dunia adalah tempat yang berbahaya dan menakutkan. Anak dengan gangguan ini umumnya merasa sendiri dan tidak aman.

5. Bullies
Bullies adalah orang yang melakukan bullying. Menurut penelitian, bullying dilakukan karena beberapa hal, seperti iri, ingin disegani orang sekitar, hingga menyalurkan amarah. Victims adalah korban bullying atau orang yang di-bully.
Contoh mudahnya, Saat anda sering membanding-bandingkan anak dengan orang lain, bibit Bullies akan mulai tertanam dan akan bertumbuh serta berbuah menjadi bullies di lingkungannya. Kira-kira akankah nyaman hidup dan dekat dengan orang seperti ini? orang seperti ini haus pujian dan senang melakukan Bully terhadap orang lain.

6. Conduct Disorder
Atau lebih mudah disebut gangguan perilaku, Gangguan perilaku ini biasanya terjadi pada anak-anak dan remaja. Dimana anak dengan gangguan perilaku conduction disorder ini sering kali mengalami kesulitan untuk mengontrol perilaku mereka, menjadi sangat nakal dan tidak mau mengikuti aturan, bertindak secara impulsif tanpa mempertimbangan konsekuensi dari tindakan mereka, melanggar hak serta menyakiti orang lain.
Anak dengan gangguan perilaku conduction disorder memiliki perilaku yang berbeda dengan anak yang lain. 
Dimana anak dengan gangguan perilaku ini memiliki perilaku antara lain:
1. Berperilaku agresif. Perilaku agresif ini merupakan perilaku yang mengancam atau menyebabkan kerusakan fisik, mengintimadasi orang lain, melecehkan orang lain, bertindak kejam terhadap orang lain atau hewan, menggunakan senjata tajam, atau melakukan pelecehan seksual.
2. Suka berbohong. Perilaku bohong ini meliputi suka berbohong, melakukan pencurian, pemalsuan, dll.
3. Berperilaku destruktif. Perilaku destruktif merupakan perilaku yang merusak, seperti perusakan fasilitas sekolah, merusak rumah orang lain dan lain sebagainya.

7. Low Self Esteem
Harga diri yang rendah biasanya terjadi pada anak yang juga sering dibandingkan, dilecehkan secara verbal, dan sering menerima ide-ide yang merendahkan kehidupan dirinya. Bisa terjadi dirumah atau disekolah. Anak dan remaja yang memiliki harga diri yang rendah tidak akan memiliki pencapaian yang tinggi dan kehidupan yang baik.

8. ODD (Oppositional Defiant Disorder)
ODD atau oppositional defiant disorder adalah gangguan perilaku yang ditandai oleh suasana hati yang mudah marah atau mudah tersinggung, perilaku sering membantah atau menentang, serta pendendam. Perilaku seperti ini dapat berlangsung selama enam bulan atau lebih. ODD dapat muncul baik sebelum pubertas maupun setelah pubertas, namun biasanya muncul di usia 8 tahun.
Penyebab ODD belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor risiko berikut ini diduga dapat memengaruhi kemunculan ODD dalam diri anak. Di antaranya adalah:
• Faktor biologis. Faktor ini meliputi ibu yang merokok saat kehamilan, kekurangan gizi saat kehamilan, dan gangguan perkembangan anak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelainan atau cedera di area sekitar otak dapat memicu gangguan perilaku pada anak. Selain itu, sebagian besar anak dan remaja yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan mental, seperti ADHD, gangguan cemas, dan depresi memiliki risiko ODD lebih tinggi.
• Faktor psikologis. Faktor ini meliputi ikatan keluarga yang tidak harmonis dan orang tua yang tidak memberikan perhatian cukup kepada anak. Selain itu, ODD juga dikaitkan dengan orang tua yang melakukan tindakan kekerasan atau pemberian hukuman berat kepada anak.
• Faktor sosial. Faktor ini meliputi kemiskinan, penolakan dari teman sebaya, atau kekerasan di lingkungan.

9. Peer & Sibling Conflict
Biasanya terjadi jika anak memiliki saudara dan anak merasakan ketidak adilan. Terdapat persaingan untuk mendapatkan perhatian dari kedua orang tua.

10. PTSD (post-traumatic stress disorder)
PTSD adalah kondisi mental di mana Anda mengalami serangan panik yang dipicu oleh trauma pengalaman masa lalu. Mengalami kejadian traumatis adalah hal yang berat bagi siapapun.  Misalnya hewan kesayangan yang hilang atau mati, orang yang dicintai meninggal. dll

11. School Refusal
Menolak sekolah adalah hal yang kerap terjadi pada anak dan remaja. Banyak hal yang menyebabkan ini terjadi, karena trauma dengan pelajaran tertentu, bermasalah dengan guru atau teman, harapan orang tua yang tinggi akan nilai tes, dan masih banyak hal lagi.

12. Sleep Disturbance
Ketika manusia sedang tidur, manusia terkadang mengalami gangguan-gangguan yang terjadi dalam tidur mereka. Entah itu mengalami gangguan dalam mimpi dan gangguan-gangguan lainnya. Penyebabnya berbagai macam, ada akibat dari kelelahan, kodisi psikologi yang rentan, akibat trauma masa kecil dan sebagainya. Macam gangguan tidur biasanya Mimpi, Parasomnia, sleep walking, Sleepy Hallucinations, insomnia.

13. Social Anxiety
Social anxiety adalah suatu kondisi kesehatan mental kronis yang menyebabkan kecemasan irasional atau takut berada di tempat umum yang ramai. Biasanya juga memiliki ketakutan bahwa akan mempermalukan atau menghina diri sendiri jika berada di tempat umum Gangguan kecemasan sering menurun di keluarga, sehingga Anda lebih mungkin untuk memiliki gangguan ini jika ada anggota keluarga dekat yang memiliki kondisi yang sama. Perilaku orangtua juga dapat memiliki dampak pada perkembangan gangguan kecemasan sosial pada anak mereka. Jika Anda memiliki orangtua yang selalu khawatiran atau sedikitsedikit mencemasi Anda, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengatasi kecemasan selama masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa.


Terima kasih sudah berkunjung
Perlindungan Anak 432 "PENA"


Salam Sahabat Anak

Read More »

0 comments

Perlindugan anak 432 Bekasi.
Lebaga Perlindungan Anak Indonesia yang di ketuai oleh Dr. Seto Mulyadi atau yang akrab di sapa Kak Seto bersama dengan beberapa lembaga / organisasi kemanusiaan lainnya yang turut menghadiri acara "Workshop" dengan Thema : "Strategi Kebijakan Nasional Pelarangan Total Iklan Promosi dan Sponsor Rokok Melalui Peraturan Perundang-Undangan Nasional". Kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak Rabu, tanggal 20 maret hingga Kamis 21 Maret yang di selenggarakan di Hotel Balairung Matraman Jakarta Timur.

Rokok sejak lama menjadi permasalahan kesehatan global di seluruh dunia. Rokok menyebabkan kematian lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya dan masih akan terus meningkat di masa mendatang, diperkirakan menimbulkan kematian lebih dari 8 juta orang pada tahun 2030. Rokok yang merupakan produk tembakau diidentifikasikan sebagai faktor risiko berbagai macam
penyakit seperti penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), penyakit kardiovaskuler, kanker paru, dan sejumlah kanker tertentu. Dan bagi Industri rokok, remaja merupakan jaminan keberlangsungan industrinya,  karena kematian  para perokok setia-nya tidak dapat dihindari disebabkan berbagai penyakit mematikan seperti kanker paru, kanker tenggorokan, kanker hati dan lainnya. 

Setelah terjadi diskusi selama dua hari, maka disimpulkanlah beberapa point mengapa iklan rokok harus di stop dan mengapa Indonesia sebagai negara yang darurat rokok. sAlasannya adalah sebagai berikut berikut:
  • Hasil penelitian dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, rokok merupakan salah satu faktor utama pintu gerbang penyalahgunaan NAPZA di kalangan anak dan remaja, hal ini bisa dicermati bahwa dari 100 remaja perokok aktif di DKI Jakarta, 16 remaja yang menyalahgunaakan NAPZA, sedangkan remaja yang bukan perokok hanya 0,38% menyalahgunakan NAPZA.
  • Data survey terbaru LPAI terkait prilaku anak merokok, dari data yang di dapat sebanyak 73% anak merokok diawali dengan melihat iklan, promosi dan sponsor rokok di sekitar lingkungannya.
  • Data berdasar RESKESDAS 2018, Prevelensi anak merokok berumur 10 – 18Tahun dari tahun ke tahun semakin meningkat, ini bisa dicermati dari data RKDtahun 2013 sebanyak 7,3% anak merokok, meningkat di tahun 2016 (Sirkesnas)sebesar 8,8% dan semakin meningkat sebesar 9,1% ditahun 2018 berdasar data RKD tahun 2018 
  • Sedangkan, berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) konsumsi rokok adalah nomor 2 (dua) setelah konsumsi beras di kalangan masyarakat pra-sejahtera; 
  • Data dari Tobacco Atlas tahun 2018 Indonesia merupakan negeri tertinggi ke-3 setelah India dan China dalam hal jumlah perokok, serta hingga saat ini tidak ada kenaikan cukai rokok yang sebenarnya dengan kenaikan cukai rokok merupakan salah satu factor untuk melakukan pengendalian produk tembakau di Indonesia. 
  • Berdasar dat dari Kementerian Perindustrian RI produksi rokok berjumlah 300 miliar batang/tahun, ironisnya harga rokok di Indonesia merupakan harga jual termurah di Asia dan itupun dapat dijual secara batangan (eceran); 
  • Ironisnya, Dampak bahaya dari asap rokok ini juga menjadi factor utama meingkatnya penyakit tidak menular di Indonesia, berdasarkan data Reskesdas  Tahun 2013 – 2018 terdapat peningkatan dari 1,4 per-mil (0/00) menjadi 1,8 (0/00) seperti penyakit Asma hingga penyakit Kanker. 

Dengan memperhatian berbagai dampak yang sangat mengancam kehilangan generasi bangsa akibat dari dampak rokok elektronik tersebut, Koalisi Masyarakat Perlindungan Anak Dari Dampak Asap Tembakau Indonesia menyampaikan beberapa hal terkait perlindungan anak dan bangsa dari dampak bahaya pengaruh produk tembakau yang bersifat adiktif, antara lain: 


  • Negara WAJIB HADIR dan secara tegas menyatakan pelarangan total iklan, promosi dan sponsor rokok di media publiK maupun media streaming (internet) untuk melindungi kelompok rentan, khususnya anak, perempuan dan keluarga miskin terpengaruh menkonsumsi produk rokok demi melindungi generasi bangsa untuk mendapatkan hak kesehatan warga bangsa; 
  • Hampir 10 tahun Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran atas inisiasi DPR-RI yang didalamnya diharapkan terdapat aturan hukum Pelarangan total iklan, promosi dan sponsor rokok, hari ini pun tidak jelas keberlangsungan dan  keberadaan. Karenanya, perlunya Pemerintah menggunakan hak inisiatifnya untuk merancang Undang-Undang Penyiaran yang dapat memberikan edukasi dan perlindungan masyarakat atas hak penyiaran yang sehat dan tanpa kebohongan khususnya dalam mengatur iklan, promosi, dan sponsor produk yang ditayangkan di media public dengan melarang total iklan, promosi dan sponsor yang mengandung zat adiktif didalamnya termasuk produk nikotin.; 
  • Melalukan revisi atas PP No. No. 109 tahun 2012 Tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat adiktif Berupa produk Tembakau Bagi Kesehatan, khususnya Pasal yang berkaitan dengan pengendalian iklan produk tembakau yang mengacu pada Undang-Undang Kesehatan; 
  • Mendorong adanya revisi UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, khususnya terkait pasal 59 Ayat (2) huruf e dan Pasal 67 yang menyatakan zat adiktif lainnya, dengan memasukan secara tegas kata “Tembakau dan/atau rokok” mengingat Tembakau dan/atau rokok secara ilmiah dinayatakan sebagai zat adkitif, hal ini sebagai bentuk kebijakan hukum negara dalam memberikan perlindungan anak dari dampak bahaya asap rokok yang mengancam kelangsungan generasi bangsa dalam proses tumbuh kembangnya; 
  • Mendesak Pemerintah RI untuk meratifikasi FCTC yang bertujuan untuk pengendalian peredaran produk tembakau di Indonesia. Dan Negara wajib memberikan edukasi ke masyarakat, khususnya anak dan remaja yang rentan akan menjadi korban atas prilaku anak merokok, khususnya rokok elektrik tentang bahaya rokok elektrik terhadap proses tumbuh kembang dan kesehatan anak, keluarga dan masyarakat.
Seberapa setujukah anda tentang artikel ini? berikan pendapat anda di komentar. Terima kasih.
Salam Sahabat Anak.

Read More »

0 comments
Pedoman Perlindungan Anak 432 Bekasi.
Klik di gambar untuk membuka.

Pedoman Perlindungan Anak



Terimakasih sudah berkunjung , jangan lupa datang kembali.

Isi email anda di kolom samping pada tulisan Follow by email untuk mendapatkan artikel update / terbaru dari kami.

Read More »